PRAKTIK KEBIDANAN KEGAWATDARURATAN MATERNAL DAN NEONATAL DI RSUD dr. H. M. ANSARI SALEH

Untuk mendukung upaya kesehatan diperlukan tenaga kesehatan yang bertugas melakukan kegiatan pelayanan kesehatan  yang berkualitas sesuai dengan bidang keahliannya dan kewenangannya. Bidan adalah salah satu kategori tenaga kesehatan yang berperan mewujudkn pencapaian derajat kesehatan khususnya kesejahteraan ibu dan anak, sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (MDG’s). Untuk mewujutkan hal tersebut program Diploma III Kebidanan dibekali Cabang ilmu kebidanan mempelajari kesehatan wanita dengan dan tanpa masalah reproduksi. Fokus pada pembahasan konsep dan teori kebidanan dan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesehatan wanita usia subur, ibu hamil, ibu melahirkan, ibu setelah melahirkan, bayinya sampai umur 40 hari pada kondisi normal maupun resiko tinggi beserta keluarganya, serta wanita diluar masa kehamilan.

Proses pembelajaran yang dilalui pada cabang ilmu ini mencakup kuliah, praktik laboratorium dan lapangan. Melalui proses pembelajaran ini diharapkan dapat menciptakan sumber daya manusia yang handal, siap pakai serta inovatif dengan bekal pengetahuan dan kemampuan,yang akhirnya mereka mampu mengaplikasikan serta mengembangkan kemampuannya di dunia kerja dan akhirnya menjadi aset yang bernilai tinggi bagi institusi tempat bekerja secara khusus. Untuk dapat mencapainya, peserta didik harus dibekali ilmu serta kemampuan yang dapat mempersempit atau bahkan meniadakan kesenjangan antara teori dan kenyataan dilapangan. Salah satu upaya melengkapi kemampuan ini dilakukan melalui kegiatan praktek klinik.

Praktek klinik pada dasarnya merupakan kegiatan belajar dilapangan yang melibatkan mahasiswa secara aktif di dalam prosesnya. Kegiatan itu dirancang untuk memberikan  pengalaman praktis kepada para peserta didik dalam menggunakan metodologi yang relevan untuk menganalisis situasi, mengidentifikasi masalah, menetapkan alternatif pemecahan masalah, merencanakan program intervensi, menerapkan kegiatan intervensi, melakukan pemantauan dengan kegiatan intervensi serta menilai keberhasilan intervensi dengan menggunakan pendekatan sistem atau pendekatan lain. Praktek klinik adalah kegiatan praktik kerja mahasiswa program kebidanan pada organisasi/instansi kesehatan, seperti Puskesmas, Rumah sakit, dan instansi lain selama kurun waktu tertentu.

Untuk mewujudkan hal tersebut diatas Prodi D.III kebidanan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya melaksanakan Praktik Kebidanan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal guna pencapaian kompetensi pada mata kuliah Asuhan Kebidanan Kehamilan, Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir, dan Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui, Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi dan Balita dan Anak Pra-Sekolah, Asuhan Kebidanan pada Gangguan Sistem Reproduksi serta Pertolongan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal Kebidanan. Pada praktik kebidanan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal lahan praktik yang digunakan adalah RSUD dr. M. H.  Ansari Saleh. Setelah mengikuti praktik klinik kebidanan ini diharapkan dapat memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk melaksanakan praktik klinik mandiri yang didasari konsep, sikap dan keterampilan dalam memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, neonatus, bayi dan anak balita yang bermasalah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*